Sabtu, 12 Maret 2016

Kegiatan Menulis untuk Anak




Menulis adalah mengikat ilmu, agar apa yang dibaca dapat bermakna dan selalu teringat. Menulis merupakan ekspresi/ungkapan dari bahasa lisan ke dalam suatu bentuk goresan/coretan.. Kebanyakan orangtua khawatir anaknya kelak tidak dapat menulis maka sejak usia yang sangat muda sekali anak sudah dijejali dengan kegiatan menulis. Apakah kemudian salah jika kita mengajarkan menulis pada anak usia dini? Tentu saja tidak, jika kegiatan dilakukan secara bertahap. Untuk dapat menulis anak membutuhkan kegiatan yang merangsang fine motor skill atau motorik halus dan adanya kemampuan persepsi visual.
motorik halus menekankan pada koordinasi otot tangan atau kelenturan tangan yang bersifat keterampilan. Perkembangan motorik halus dapat membantu anak dalam belajar menulis, karena kemampuan menulis menuntut ketrampilan motorik halus yang melibatkan koordinasi jari tangan. Kebanyakan guru/orangtua memberikan alat tulis seperti kerayon, pensil, untuk kegiatan berlatih menulis dengan mengabaikan kesiapan dan kematangan motoric halus dan persepsi visual pada anak.
Ada beberapa kegiatan yang dapat dilakukan sejak anak dapat merangkak untuk kesiapan menulis pada usia lima tahun.
Kegiatan yang merangsang kemampuan menulis dari usia 6 bulan – 24 bulan ;
  1. Bermain dengan bola besar pada masa merangkak
  2. Menyusun cangkir plastik untuk anak berusia 9 hingga 18 bulan
  3. Gunakan papan berpasak untuk anak berusia 12 hingga 18 bulan
  4. Puzzle sederhana dengan tombol besar untuk anak berusia 18 hingga 24 bulan
  5. Menalikan manik – manik besar untuk anak berusia 18 hingga 24 bulan.
Kegiatan yang merangsang kemampuan menulis dari usia 24 bulan – 2 tahun ;
  1. Puzzle tangan yang lebih rumit sejak usia 2 tahun
  2. Menuangkan beras dari wadah ke wadah lalu ganti menuang air
  3. Penulisan masa awal berupa coretan dengan krayon yang besar
  4. Sering – sering bermain air
  5. Melukis dengan tangan , spon, dan jari
  6. Berganti ke bola kecil
  7. Papan tulis
Kegiatan yang merangsang kemampuan menulis dari usia 2 tahun-4 tahun ;
  1. Makaroni tali antara usia 2 dan 3 tahun
  2. Serbet kertas berlipat dari usia 18 bulan
  3. . Menyusun puzzle besar pada usia 3 tahun
  4. Menggambar di kertas besar pada usia 3 tahun
  5. Lalu gunakan kertas yang lebih kecil
  6. Kepekaan jari mengenali huruf – huruf timbul
  7. Menyemir sepatu pada usia antara 3 dan 5 tahun
  8. Menyalin nama sendiri menjelang usia 4 tahun
  9. Anda menuliskan kisah pertamanya, dan anak menulis dengan menjiplak tulisan anda
  10. Bantu dia menulis daftar belanja
  11. Bermainlah menulis permainan di komputer pribadi
  12. Penuhi pikirannya dengan kosakata.
  13. Beri lingkungan yang mendukung keaksaraan.
  14. Dia “ kerajingan” menulis sebelum usia 5 tahun
Jadi untuk bisa menulis anak usia dini tidak serta merta diberikan alat tulis, tetapi diperlukan rangsangan untuk dapat memegang alat tulis.

0 komentar:

Posting Komentar